Sunday, September 3, 2017

Macam - Macam dan Speksifikasi Arduino, dan Cara Memilih Arduino

arduino
Melanjutkan artikel kemarin, setelah FansElectronics mengenal apa itu Arduino. Sekarang saya akan menulis tentang macam-macam dari sang Arduino beserta speksifikasinya. Sebelum itu, kita cari tahu terlebih dahulu sejarah dari Arduino, dan siapa penciptanya? yang lupa saya bahas di artikel Mengenal apa itu Arduino
Sejarah Arduino bermulah dari sebuah tesis yang dibuat oleh Hernando Barragan, di Institude Ivrea, Italia pada tahun 2005, dikembangkan oleh Massimo Banzi dan David Cuartiellies dan diberi nama Arduin of Ivrea. Lalu diganti nama menjadi Arduino yang dalam  bahasa Italia berarti teman yang berani.

Tujuan  awal dibuat Arduino adalah untuk membuat perangkat mudah dan murah, dari perangkat yang ada saat itu. Dan perangkat itu ditujukan untuk para siswa yang akan membuat perangkat desain interaktif ( Nah, ini yang saya sebut diartikel sebelumnya, Visi mulia dari pencipta arduino ). Sumber.

Nah udah tau sedikit sejarah singkat dari sang Arduino, lebih lengkapnya bisa anda baca pada link sumber diatas. OK, kembali ketopik artikel, dalam memilih perangkat keras ( Hardware ) arduino, semua tergantung dari kebutuh si pengguna, mengapa demikian? Karena penggunaan arduino setiap pengguna berbeda-beda. Ada yang digunakan sebagai media pembelajaran, juga ada yang digunakan untuk membangun sebuah project-project elektronika, bahkan juga ada yang digunakan untuk sistem otomasi industri. Namun, akan saya jelaskan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing perangakt Arduino, sehingga memudahkan anda dalam memilih Arduino mana yang cocok untuk anda. 

Macam-Macam Arduino

Arduino Uno

Jenis Arduino yang paling sering digunakan. Terutama untuk pemula atau media pembelajaran sangat disarankan menggunakan Arduino Uno. Selain banyaknya referensi yang membahasa jenis arduino yang satu ini, juga karena chip mikrokontroller yang digunakan memakai jenis DIL / DIP (Dual In-Line Package). Sangat memudahkan pengguna mengganti chip mikrokontroller, jika terjadi kerusakan, dan juga kompatible dengan banyak Shield tambahan seperti, Ethernet, SD-CARD, GSM,dll. Versi yang terakhir adalah Arduino uno R3 (Revisi 3), menggunakan chip mikrokontroller Atmel AVR ATMEGA328, memiliki 14 pin I/O digital (6 diantaranya pin PWM), 6 pin input analog, . Komunikasi USB A to USB B (USB Printer) memudahkan komunikasi hardware dengan perangkat komputer / laptop. Speksifikasi lengkap Klik disini.
arduino uno r3
Arduino uno R3

Arduino Leonardo


Arduino satu ini dibisa di bilang, kembaran Arduino uno, walaupun secara bentuk mirip. Perbedaan paling menonjol terdapat pada konektor USB dimana Arduino leonardo menggunakan konektor Mikro USB. Dan perbedaan lainya terletak pada chp mikrokontroller yang digunakan adalah ATMEGA32u4, memiliki 20 digital I/O ( 7 diantaranya pin PWM dan 12 Analog input), namun yang digunakan hanya sebagian yang disesuaikan dengan standar Arduino. Menurut saya Arduino Leonardo, kurang cocok digunakan untuk pemula atau media belajar, karena menggunakan chip mikrokontroller SMD (Surface-Mount Device). Jika terjadi kerusakan chip, akan sulit untuk menggantinya, karena membutuhkan keahlian khusus untuk melepas dan memasang kembali chip SMD. Speksifikasi lengkap Klik disini.
arduino leonardo
Arduino Leonardo

Arduino Mega 2560


Menggunakan USB A to USB B sebagai komunikasi dengan Komputer / Laptop, Arduino Mega 2560 didukung chip mikrokontroller Atmel AVR ATMEGA2560, yang mana memiliki 54 pin digital I/O (15 diantaranya pin PWM), 16 pin analog input, dan 4 UART (Serial Port). Dengan fitur yang sangat lengkap tersebut, Arduino Mega 2560 sangat cocok digunakan untuk project yang membutuhkan jumlah pin I/0 yang cukup banyak, juga mendukung dengan shield modul.


No comments:
Write komentar

>>Kami sangat menerima Kritik dan Saran dari para pembaca
>>Tutorial download terdapat navbar bagian atas

Jasa Pembuatan Project Elektro